STRATEGI PUBLIC RELATIONS DALAM MENANGANI KRISIS KOMUNIKASI (Studi Kasus PT Aice Group Indonesia)

Authors

  • Indonesia Indonesia STAI Tanbihul Ghofilin Banjarnegara Author
  • Gina Umu Nasikha STAI Tanbihul Ghofillin Banjarnegara Author
  • Alfin Setiawan STAI Tanbihul Ghofillin Banjarnegara Author

Abstract

Public relations (PR) memiliki peran strategis dalam mengelola arus informasi dan membangun hubungan yang saling menguntungkan antara perusahaan dan publik. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran PR dalam mengelola krisis komunikasi yang dialami perusahaan es krim Aice. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur yang bersumber dari jurnal, buku, dan penelitian terkait komunikasi krisis dan public relations. Analisis dilakukan menggunakan Situational Crisis Communication Theory (SCCT) dan Image Restoration Theory sebagai landasan dalam merancang respons krisis, seperti klarifikasi, permintaan maaf, dan tindakan korektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isu kehalalan produk dan dugaan eksploitasi buruh memberikan dampak signifikan terhadap citra dan reputasi Aice. Oleh karena itu, perusahaan perlu menerapkan strategi komunikasi yang cepat, transparan, dan bertanggung jawab. Selain itu, media relations berperan penting dalam membentuk opini publik dan memulihkan kepercayaan masyarakat. Dalam perspektif etika bisnis Islam, pemulihan reputasi tidak hanya dilakukan melalui komunikasi, tetapi juga melalui tindakan nyata yang mencerminkan nilai kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi PR yang terintegrasi dan berlandaskan etika menjadi kunci dalam pengelolaan krisis serta menjaga reputasi perusahaan secara berkelanjutan. terjemahkan kedalam bahasa inggris dengan baik dan benar

Published

2026-08-08