INISIASI OTORITAS JASA KEUANGAN KEDIRI DALAM MENINGKATKAN LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN SYARIAH MASYARAKAT KEDIRI
Kata Kunci:
Inklusi Keuangan, Keuangan Syariah, Literasi KeuanganAbstrak
Masyarakat Indonesia, khususnya di Kota Kediri, menghadapi tantangan signifikan terkait rendahnya pemahaman mengenai keuangan syariah, dengan tingkat inklusi dan literasi keuangan syariah yang masih di bawah 60 persen. Penelitian ini muncul sebagai respons terhadap kebutuhan mendalam untuk memahami upaya konkret yang dilakukan dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di Kota Kediri. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data melibatkan reduksi, penyajian, dan verifikasi data, serta validasi melalui observasi, triangulasi, dan pengecekan referensi. Informan penelitian terdiri dari pengurus OJK Kediri dan masyarakat Kota Kediri. OJK Kediri terlibat aktif dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah dengan menerapkan prinsip-prinsip seperti terencana dan terukur, berorientasi pada pencapaian, berkelanjutan, dan kolaborasi. Program-program seperti Gebyar Ekonomi Syariah dan Training of Trainers telah diterapkan, namun perlu peningkatan dalam program edukasi dan kampanye nasional untuk memastikan pemahaman literasi keuangan merata di wilayah kerja OJK Kediri yang sangat luas.